Minggu, 29 Januari 2012

CATATAN TANPA JUDUL

              Hidup dalam sebuah keluarga sederhana, dikota kecil di Bontang kaltim, aku TINI anak keempat dari lima bersaudara dari sepasang petani di kotaku. Pahitnya hidup keluargaku bukan hanya sekali ataupun dua kali saja kami rasakan bahkan seingatku pahitnya hidup menghantarkanku pada umur 20 tahun saat ini.. apa sih yang bisa diandalkan oleh petani mungkin akan sedikit berjaya ketika harga sayuran yang mereka panen bisa meningkat sedikit dari harga jual biasanya, tapi apakah itu bisa menggantikan lelah mereka setelah seharian penuh berkutat diantara hujan dan panas. Bahkan mungkin tidur mereka hanya bisa dihitung dalam hitungan menit saja. Salut, salut dengan kerja keras mereka, salut dengan tekad mereka demi anak bahkan mungkin badaipun gg akan jd  penghalang langkah mereka mencari rupiah. Kadang rasa khawatir akan sesuatu seringkali hinggap dalam hati kecilku. apa yang terjadi dengan orangtuaku disana,baik-baikkah mereka, kenapa hingga senja menghampiri dan adzan magrib dikumandangkan mereka tak kunjung datang?

            Terkadang bahkan air mata mengalir tak bisa dibendung,melihat wajah letih mereka terkadangpun ada luka yang mereka bawa pulang sobekan parang ditangan mereka,sengatan tawon diwajah mereka,sobekan cangkul dikaki mereka dan itu semua bukti mereka berjuang demi kami anak mereka. Sementara kami melakukannya sesuka hati kami, sekolah bolos,pr gg ngerjain, uang spp dibelanjain,guru gg dihiraukan.orangtua kami bantah. ya ALLAH apa yang telah kami lakukan masa itu membalas keringat orangtua dengan kenakalan kami. ma... keringat dan air mata itu gak akan bisa kami balas gak akan bisa kami gantikan. seandainya waktu bisa terputar kembali dimasa itu,,, seandainya, . Ya ALLAH sesal kini membuat hidupku slalu terbayang rasa bersalah dan terkadang slalu berandai-andai, saat kalian sudah tak bisa kami gapai lagi,dimensi memisahkan kita apa yang bisa aku lakukan,bisakah aku hidup berdirih kokoh sendirian tanpa ada tanganmu dan nasehatmu menyertaiku.

             Teringat masa lalu saat krisis ekonomi melanda negri kita makan hanya nasi,sambal terasi dan krupuk tp kalian msh bisa tersenyum. terkadang saat stok beras hanya sisa beberapa liter mama akan bikin bubur agar hasilnya jauh lebih banyak. atw saat semua stok dirumah kosong mama akan bikan nasi goreng dengan bawang putih dan kunyit bubuk.

            suka nangis juga low ingat semuanya itu.. ya ALLAH sekarang sudah lebih baik dari itu aja masih suka milih-milih makanan,dulu aja gg bisa makan makanan seperti sekarang..
mama... bapak... minta maaf yah kalo aq belum bisa bahagiakan bapak sama mama tapi semoga masih dikasi umur panjar biar bisa ketemu dan aq bisa bikin mama sama bapak bangga sama aku. aku gak cuma bisa bkin orang jengkel tapi aq juga bisa bikin kalian bangga. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar